PT TRIWIRA INSANLESTARI IPO 1 November 2007

Presiden Direktur PT Triwira Insanlestari Tbk., Tommy Lybianto menuturkan bahwa saat ini adalah saat yang tepat untuk melakukan ekspansi usaha seiring dengan sangat tingginya kebutuhan akan alat-alat pendukung di bidang minyak & gas, pertambangan, perlengkapan otomotif dan manufaktur. “Melihat prospek di wilayah Indonesia bagian Timur yang besar, kami berencana akan meningkatkan perwakilan kami menjadi cabang di Surabaya dan Balikpapan agar lebih dekat ke para customer kami di kawasan Indonesia Timur,” papar Tommy pada acara paparan publik di Hotel Ritz Carlton Jakarta.


Tommy Lybianto menjelaskan bahwa 70% dana yang diperoleh dari IPO ini akan dipergunakan untuk peningkatan modal kerja, 16% untuk pendirian dan perluasan gudang & workshop di Jakarta. Selebihnya sekitar 10% akan digunakan untuk peningkatan status perwakilan menjadi cabang utama sekaligus pembangunan work shop gallery dengan konsep one stop center di Surabaya dan Balikpapan, dan sisanya sekitar 4% untuk pelunasan sebagian hutang bank.

Direktur PT Optima Kharya Capital Securities, Antonius TP Siahaan menjelaskan bahwa, PT Triwira Insanlestari Tbk. memiliki pertumbuhan penjualan yang tinggi dengan Compounded Annual Growth Rate (CAGR) penjualan periode tahun 2004 sampai dengan 2006 sebesar 73,13%. “Hal ini membuktikan bahwa PT Triwira Insanlestari Tbk. memiliki kemampuan dalam menghasilkan laba, baik di level operasional maupun non operasional yang dapat ditunjukkan oleh rasio gross profit margin, operating margin dan net profit margin yang besar,” tegas Antonius


Executive Direktur Investment Banking PT Danasakti Securities, Rudy Triyunanto mengatakan bahwa Ia sangat optimis atas perkembangan Perseroan, hal ini dapat dilihat dari besarnya customer yang dimiliki PT Triwira Insanlestari Tbk. yang mencapai sekitar 1.500 customer, baik dalam skala nasional maupun asing yang antara lain bergerak dibidang oil company, gas industry, dan lainnya. “Adanya tren kenaikan permintaan komoditas pertambangan dan energi yang diiringi oleh tingginya kebutuhan akan alat-alat pendukung dalam industri terkait, seperti industri minyak & gas, pertambangan, otomotif, dan manufaktur juga menjadi faktor penting dalam pertumbuhan Perseroan,” jelas Rudy.


Seiring dengan langkah awal Perseroan dengan melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering – IPO), kedepannya Tommy Lybianto sangat optimis dan yakin Perseroan akan semakin tumbuh dan berkembang ke arah yang lebih besar. Hal ini dikarenakan antara lain yaitu iklim investasi yang kondusif dan adanya otonomi daerah yang memacu pembangunan di daerah yang dapat meningkatkan permintaan atas produk yang dijual Perseroan.

Perkiraan jadwal emisi adalah sebagai berikut: book building akan dilaksanakan pada tanggal 1-9 November, perkiraan Tanggal Efektif pada 22 Nopember 2007, Perkiraan Masa Penawaran pada 27 – 29 Nopember 2007 dan Perkiraan Tanggal Penjatahan 3 Desember 2007. Saham ini menurut rencana akan dicatatkan di Bursa Efek Jakarta (BEJ) pada tanggal 5 Desember 2007.

Leave a Comment